Soal Ambulans Laut dan Puskesmas Terapung, Fraksi Gerindra Jelaskan Perbedaannya, Dorong Pemkab Serang Percepat Layanan Kesehatan Kepulauan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra, DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra, DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin

KILAS BANTEN – Persoalan layanan kesehatan kepulauan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Serang. Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang mendorong pemerintah daerah segera merealisasikan program Puskesmas Terapung untuk menjangkau pulau-pulau terpencil. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Serang justru mengusulkan pengadaan ambulans laut kepada Kementerian Kesehatan.

 

Perbedaan pendekatan ini memicu diskusi publik. Keduanya sama-sama bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat kepulauan. Namun, Fraksi Gerindra menilai cakupan layanan Puskesmas Terapung jauh lebih luas dibanding ambulans laut.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Usulan ambulans laut disampaikan langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dalam forum hearing bersama Kementerian Kesehatan. Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas membenarkan rencana tersebut. Ia menyatakan Kemenkes masih mengkaji efektivitas program itu.

Baca Juga  Gagasan Puskesmas Terapung dari Ahmad Muhibbin Sabet Ekbispar Award 2026, Perjuangkan Layanan Kesehatan untuk Warga Kepulauan

 

“Akan dikaji oleh pihak Kemenkes apakah efektif dengan layanan ambulans laut atau optimalisasi untuk pelayanan kesehatan di Pulo Ampel dan Pulau Tunda,” ujar Najib.

 

Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang memiliki pandangan berbeda. Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muhibbin menegaskan Puskesmas Terapung lebih tepat untuk menjawab kebutuhan warga di wilayah seperti Pulo Panjang, Pulau Tunda, dan Pulau Sangiang.

 

Menurut Muhibbin, Puskesmas Terapung merupakan kapal yang berfungsi seperti puskesmas di darat. Kapal ini mendatangi pulau-pulau yang sulit diakses jalur darat dan memberikan pelayanan kesehatan secara rutin.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang jelaskan perbedaan ambulans laut dan Puskesmas Terapung. Desak percepatan layanan kesehatan kepulauan untuk Pulo Panjang, Tunda, dan Sangiang.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru