Soal Ambulans Laut dan Puskesmas Terapung, Fraksi Gerindra Jelaskan Perbedaannya, Dorong Pemkab Serang Percepat Layanan Kesehatan Kepulauan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra, DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra, DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin

 

“Puskesmas Terapung itu seperti klinik yang datang langsung ke pulau,” kata Muhibbin, Rabu, 18 Februari 2026.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, fasilitas di dalam kapal mencakup ruang pemeriksaan, obat-obatan dasar, serta peralatan medis standar. Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan juga disiapkan untuk melayani warga.

 

Layanan yang diberikan tidak hanya bersifat darurat. Puskesmas Terapung dapat melayani pemeriksaan umum, imunisasi, program keluarga berencana, hingga pengobatan penyakit ringan dan menengah. Kapal ini juga mampu memberikan layanan pemeriksaan ibu hamil dan anak. Bahkan, dapat dilengkapi ruang persalinan sederhana.

 

“Jadi ada fasilitas ruang periksa, obat-obatan dasar, alat medis dasar, dan tenaga medis seperti dokter, perawat, dan bidan,” ujarnya.

Baca Juga  Terbongkar! Tambang Ilegal di Pabuaran–Padarincang Mengkhawatirkan, IMAKIPSI Banten Tuntut Polda Bertindak Cepat

 

Muhibbin menilai kehadiran Puskesmas Terapung akan memperkuat layanan promotif dan preventif. Artinya, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga pencegahan penyakit dan pelayanan kesehatan rutin.

 

Sebaliknya, ambulans laut memiliki fungsi lebih terbatas. Muhibbin menjelaskan ambulans laut difokuskan untuk evakuasi pasien melalui jalur laut. Fungsinya serupa mobil ambulans, namun beroperasi di perairan.

 

“Fungsi utama ambulans laut mengangkut pasien gawat darurat, merujuk pasien dari pulau ke rumah sakit, dan evakuasi medis cepat,” katanya.

 

Fasilitas ambulans laut biasanya hanya mencakup tandu pasien, tabung oksigen, dan peralatan medis darurat seperti monitor jantung sederhana. Layanan ini sangat penting dalam kondisi kritis, tetapi tidak dirancang untuk pelayanan kesehatan rutin.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang jelaskan perbedaan ambulans laut dan Puskesmas Terapung. Desak percepatan layanan kesehatan kepulauan untuk Pulo Panjang, Tunda, dan Sangiang.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru