Rektor UIN SMH Banten Prof Muhammad Ishom saat menyampaikan sambutan dalam prosesi wisuda di Convention Hall UIN Banten, Sabtu, 11 April 2026
“Ini penting agar Anda tetap optimis dan bangga sebagai alumni UIN,” katanya di hadapan peserta wisuda.
Ia bahkan menyampaikan pernyataan tegas bahwa tidak ada alumni UIN yang menganggur.
Menurutnya, lulusan PTKIN memiliki keunggulan ganda, yakni kompetensi akademik dan pemahaman spiritual. Kombinasi tersebut menjadi nilai lebih yang dibutuhkan masyarakat saat ini.
Ishom juga menekankan bahwa keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika zaman. Ia menilai lulusan PTKIN mampu menjawab kebutuhan tersebut.
Di akhir sambutannya, Ishom mencairkan suasana dengan menyampaikan pantun yang disambut tawa para hadirin. Meski disampaikan secara santai, pesan yang ia bawa tetap kuat, yakni pentingnya menjaga optimisme dan terus berkontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Prof Andi Salman Maggalutung, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Ia menilai momen tersebut sebagai tonggak sejarah atas perjuangan panjang mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.
Ia mengingatkan para lulusan untuk tidak melupakan peran orang tua dalam keberhasilan mereka. Di balik capaian akademik, terdapat doa dan pengorbanan yang besar.
“Di sana ada salat tahajud, ada air mata yang mengalir. Itu semua dari orang tua kita,” ungkapnya.
Menurut Andi Salman, keberhasilan wisudawan harus menjadi bentuk penghormatan kepada orang tua serta pihak yang telah memberikan dukungan. Ia juga mengajak para lulusan untuk menjadikan capaian ini sebagai wujud rasa syukur.