Rektor UIN SMH Banten Prof Muhammad Ishom saat menyampaikan sambutan dalam prosesi wisuda di Convention Hall UIN Banten, Sabtu, 11 April 2026
Dalam pandangannya, lulusan PTKIN memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga harmoni sosial. Ia menekankan bahwa agama harus berperan sebagai perekat yang memperkuat toleransi dan persatuan di tengah masyarakat yang beragam.
Di tengah dinamika kehidupan modern yang kerap diwarnai konflik, lulusan perguruan tinggi keagamaan diharapkan mampu menjadi penyejuk dan penengah. Peran ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas sosial.
Andi Salman juga menyinggung program prioritas Kementerian Agama yang berfokus pada penguatan nilai kemanusiaan dan kerukunan. Ia menyebut lembaga tersebut memiliki posisi strategis dalam menjaga moral bangsa.
“Kementerian Agama adalah imamnya negara. Karena itu, seluruh insan di dalamnya harus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Prosesi wisuda ini tidak hanya menjadi penutup perjalanan akademik, tetapi juga awal dari pengabdian panjang para lulusan. Alumni UIN Banten diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki serta memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai keagamaan yang kuat, para lulusan dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman. Mereka diharapkan hadir sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.***