Kota Serang Tak Lagi Semrawut! Era Macet dan Kumuh Pasar Rau Berakhir, Ratusan PKL Direlokasi Pemkot Serang

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relokasi Pedagang Pasar Rau

i

Relokasi Pedagang Pasar Rau

KILAS BANTEN – Pemandangan semrawut dan kemacetan parah yang selama bertahun-tahun identik dengan Pasar Induk Rau (PIR) akhirnya menemui titik akhir.

Tim gabungan Pemerintah Kota Serang secara resmi memulai penataan besar-besaran dengan merelokasi ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini memakan badan jalan.

Langkah tegas ini diambil atas instruksi langsung Wali Kota Serang Budi Rustandi dan mendapat atensi penuh dari Pj. Gubernur Banten serta Kapolda Banten.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi, puluhan truk dan alat berat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing lapak liar di sepanjang jalur blok M hingga Cangkring.

Pada tahap pertama, sekitar 300 pedagang diberi pilihan yang tidak bisa ditawar.

Mereka harus pindah ke lokasi baru yang lebih layak di dalam area pasar atau dilarang berdagangan sama sekali.

Baca Juga  Ratusan Buruh Geruduk Kantor Pendopo Serang, Kecewa Berat karena Bupati Zakiyah Tak Muncul

“Kita sudah cek tempatnya dan pastikan sangat layak. Pilihannya hanya dua pindah ke dalam atau tidak boleh berjualan sama sekali,” tegas Kasatgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, Selasa 29 Juli 2025.

Penertiban ini bukan sekadar pemindahan biasa. Ini adalah langkah awal dari sebuah megaproyek untuk merombak total Pasar Rau menjadi pasar induk yang modern, bersih, dan tertib.

Wahyu mengungkapkan, pemerintah menargetkan pembangunan akan dimulai pada 2026 dengan anggaran fantastis mencapai Rp200-300 miliar.

“Sambil menunggu proses pembangunan dimulai, seluruh pedagang akan direlokasi ke lokasi sementara yang sudah dipetakan. Kapasitasnya bisa menampung 2.500 pedagang, cukup untuk seluruh PKL Pasar Rau,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru