“Bantuan ini sangat kami butuhkan. Saat banjir, akses transportasi terputus. Rescue boat seperti ini sangat membantu petugas menjangkau warga dan mempercepat evakuasi,” kata dia.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Serang juga mengajak perusahaan lain yang beroperasi di wilayahnya untuk ikut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dalam menghadapi bencana.
“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata. Warga kami masih membutuhkan banyak bantuan, mulai dari pangan, sandang, hingga perlengkapan dasar,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, meskipun kondisi banjir di beberapa kecamatan mulai berangsur surut, kewaspadaan tetap harus dijaga. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga pertengahan Januari.
“BMKG menyampaikan curah hujan masih tinggi sampai 14 Januari. Karena itu, kesiapsiagaan tidak boleh kendor,” ujar Ratu Zakiyah.
Sementara itu, Direktur PT Gani Arta Dwitunggal Andi Jaya Prawira menjelaskan bahwa penyerahan rescue boat merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan secara optimal oleh pemerintah daerah.
“Tujuan kami sederhana, agar perahu ini bisa menjangkau wilayah yang sulit diakses dan membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Ini juga bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir ke depan,” kata Andi.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















