DLH Kalim TPS Bolang Lebak Wangi Sudah Ditutup, Warga Temukan Sampah Masih Menumpuk, Dikirim Diam-diam?

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah terlihat di area TPS Bolang, Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, meski lokasi tersebut diklaim telah ditutup sejak Oktober 2025.

i

Tumpukan sampah terlihat di area TPS Bolang, Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, meski lokasi tersebut diklaim telah ditutup sejak Oktober 2025.

Ia menyebut sebagian warga pernah melihat mobil sampah melintas larut malam, namun tidak sempat merekam karena kejadian berlangsung cepat.

“Kalau malam lewat tengah malam, siapa yang mau nungguin? Warga sudah capek. Yang lihat paling anak-anak yang begadang, tapi enggak sempat video,” ucapnya.

Ia juga menyoroti status kepemilikan lahan TPS Bolang yang menurutnya tidak sepenuhnya milik perorangan. Saekhi menyebut lahan tersebut awalnya merupakan bekas galian pasir milik beberapa warga yang kemudian dikuasai pihak tertentu.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Enggak semua milik pribadi. Awalnya itu lahan bekas sedotan pasir. Baru sekarang dikuasai,” katanya.

Saekhi mengaku mengetahui informasi penutupan TPS Bolang dari berbagai sumber, termasuk video dan unggahan organisasi mahasiswa. Namun ia menilai fakta di lapangan belum sepenuhnya sejalan dengan klaim resmi pemerintah.

Baca Juga  Kirab Budaya Lintas Iman Satukan Ramadan 1447 H dan Imlek 2577 di Royal Baroe, FKUB Ajak Warga Kota Serang Ramaikan

“Katanya sudah ditutup. Tapi kenyataannya, setiap pagi ada sampah baru. Kalau bukan dari luar, dari mana lagi?” ujarnya.

DLH Kabupaten Serang menegaskan akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengingatkan seluruh pihak untuk mematuhi kebijakan penutupan TPS Bolang. Pemerintah daerah juga menyatakan komitmennya untuk mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Penutupan ini adalah bentuk komitmen kami menjaga lingkungan dan menghormati aspirasi warga,” kata Sarudin.

Hingga kini, warga Lebakwangi berharap pengawasan diperketat agar penutupan TPS Bolang benar-benar berjalan efektif dan tidak hanya berhenti di atas kertas.***

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
TPS Bolang di Lebakwangi resmi ditutup DLH Kabupaten Serang sejak Oktober 2025. Namun warga mengaku masih menemukan tumpukan sampah baru setiap pagi. Ada apa di balik penutupan ini?

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru