“Inilah harmoni yang kita butuhkan untuk mewujudkan Kota Serang Madani, kota yang maju, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan bagi keselamatan warga di tengah musibah banjir.
Menurut Subagyo, pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan banjir melalui normalisasi dan revitalisasi saluran air.
Dalam sambutan tertulis Wakil Wali Kota Serang yang dibacakan Subagyo, ditegaskan bahwa Isra Mi’raj mengajarkan keseimbangan antara kemajuan lahiriah dan kedalaman spiritual. Nilai keimanan, toleransi, dan kepedulian lingkungan harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi.
Pemerintah Kota Serang menilai FKUB memiliki peran strategis sebagai jembatan dialog antarumat beragama. Kehadiran tokoh lintas iman dalam peringatan ini menjadi bukti bahwa Kota Serang menjunjung tinggi toleransi dan hidup berdampingan secara damai.
“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang berakhlak dan peduli lingkungan,” bunyi sambutan tersebut.
Penceramah kondang sekaligus Ketua Umum Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten, KH Muhammad Munawar Halili, menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan bukti kekuasaan Allah SWT yang melampaui logika manusia. Ia menyebut kebersamaan lintas agama dalam peringatan ini sebagai peristiwa yang luar biasa.
Menurut KH Munawar, kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
















