JKSN Banten Dorong KH Asep Saefudin Chalim ke Kandidat PBNU, Jelang Muktamar NU ke-35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JKSN Banten KH Muhamad Robi Ulfi Zaini Thohir saat menyampaikan pernyataan dukungan terhadap KH Asep Saefudin Chalim jelang Muktamar NU ke-35, Rabu, 7 Januari 2026

i

Ketua JKSN Banten KH Muhamad Robi Ulfi Zaini Thohir saat menyampaikan pernyataan dukungan terhadap KH Asep Saefudin Chalim jelang Muktamar NU ke-35, Rabu, 7 Januari 2026

 

“Beliau memiliki kemampuan mempersatukan. Tidak membeda-bedakan latar belakang daerah, organisasi, maupun pilihan politik warga NU,” kata KH Robi.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sikap inklusif, JKSN Banten juga menyoroti kemandirian KH Asep, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Kemandirian ini dinilai menjadi modal utama agar Rais Aam PBNU dapat menjaga marwah keulamaan dan tetap fokus pada khidmah, tanpa terjebak dalam kepentingan pragmatis atau tekanan politik praktis.

 

Rekam jejak KH Asep sebagai pengasuh pesantren besar turut menjadi pertimbangan penting. Selama bertahun-tahun, ia telah membina dan melahirkan ribuan santri yang kini berkiprah di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, dakwah, hingga sosial kemasyarakatan. Kontribusi tersebut dipandang sebagai bukti nyata pengabdian jangka panjang terhadap umat dan bangsa.

Baca Juga  Guncang Sejarah Haji Nasional: Rektor UIN Banten Pimpin Buku Monumental “Haji di Era Kemenag”

 

JKSN Banten menilai pengalaman panjang di dunia pesantren membuat KH Asep memahami persoalan umat secara langsung. Pengalaman tersebut dianggap relevan untuk menjawab tantangan NU ke depan, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara tradisi keulamaan dan tuntutan zaman yang terus berubah.

 

Aspek lain yang disorot adalah peran KH Asep sebagai dermawan. Ia dikenal konsisten menginfakkan harta, tenaga, dan pikirannya untuk kepentingan pesantren, umat, dan jam’iyyah NU. JKSN Banten menegaskan bahwa kontribusi tersebut dilakukan tanpa orientasi kepentingan pribadi.

 

“Apa yang beliau lakukan bisa dibuktikan secara nyata. Bukan sekadar wacana, tetapi kerja konkret yang dirasakan langsung oleh pesantren dan masyarakat,” ujar KH Robi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
Menjelang Muktamar NU ke-35, JKSN Banten resmi mengusung Prof. Dr. KH Asep Saefudin Chalim, M.Ag. sebagai kandidat Rais Aam PBNU. Dukungan ini didasarkan pada rekam jejak keulamaan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi pesantren serta jam’iyyah NU.

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru