Jelang Idul Fitri 2026, Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi mengingatkan pemudik motor
Selain soal perlengkapan keselamatan, Kiai Matin juga menyoroti kebiasaan pengendara yang terburu-buru saat mudik. Ia menyebut sikap tersebut sebagai salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, keinginan untuk cepat sampai sering membuat pengendara mengabaikan kondisi fisik, kelelahan, hingga situasi jalan. Padahal, faktor-faktor tersebut sangat menentukan keselamatan selama perjalanan.
“Jangan terburu-buru membawa kendaraan. Ingat, keluarga di rumah sedang menunggu. Utamakan keselamatan dan tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa perjalanan mudik bukan soal kecepatan, melainkan keselamatan. Lebih baik tiba sedikit lebih lama, tetapi dalam kondisi selamat, daripada memaksakan diri dan berisiko mengalami kecelakaan.
Lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran memang selalu terjadi setiap tahun. Kondisi ini kerap diiringi dengan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan tren sebelumnya, pengendara roda dua menjadi korban terbanyak dalam insiden tersebut.
Karena itu, Kiai Matin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kolektif. Ia menilai keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Di sisi lain, ia juga memberikan apresiasi kepada Gerakan Pemuda Ansor Kota Serang dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang aktif membantu pengamanan selama momen Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gerakan Pemuda Ansor Kota Serang, khususnya Banser, yang setiap tahun aktif membantu pengamanan menjelang Idul Fitri,” kata Kiai Matin.
