PAD Kabupaten Serang 2025 Jadi Sorotan DPRD: Pajak Hotel Nyaris Tercapai, Retribusi Pasar Anjlok

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto saat memberikan keterangan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah tahun anggaran 2025.

i

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto saat memberikan keterangan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah tahun anggaran 2025.

Di sisi lain, Komisi III DPRD Kabupaten Serang menyoroti kinerja sektor retribusi daerah. Retribusi pasar menjadi perhatian utama karena realisasinya masih jauh dari target APBD 2025.

Supiyanto menyebutkan, target retribusi pasar tahun ini sebesar Rp2 miliar. Namun hingga 5 Desember 2025, realisasi pendapatan baru berkisar Rp700 juta hingga hampir Rp800 juta. Angka tersebut masih berada di bawah 40 persen dari target.

“Kalau retribusi pasar, targetnya 2 miliar. Sampai awal Desember itu baru sekitar 700 sampai hampir 800 juta. Artinya masih di bawah 40 persen,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rendahnya capaian retribusi pasar dinilai sebagai pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. DPRD menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi terus terulang setiap tahun.

Baca Juga  PAD Kabupaten Serang Jadi Sorotan DPRD, Potensi Parkir Anyer hingga Wisata Pantai Dinilai Masih Bocor

Menurut Supiyanto, ada sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya retribusi pasar. Faktor tersebut antara lain sistem pemungutan yang belum optimal, tingkat kepatuhan pedagang, serta pengelolaan pasar yang perlu dibenahi.

Komisi III DPRD juga terus memantau kinerja Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Serang. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan upaya optimalisasi pendapatan berjalan sesuai rencana.

“Kami terus monitor teman-teman di Pependa. Memang kondisinya sekarang masih PJ, jadi komunikasinya tidak bisa terlalu luas,” kata Supiyanto.

Ia menambahkan, kondisi kepemimpinan sementara di pemerintahan daerah turut memengaruhi koordinasi dan pengambilan kebijakan strategis, termasuk dalam peningkatan PAD. Meski begitu, DPRD berharap situasi tersebut tidak menjadi penghambat utama.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
PAD Kabupaten Serang 2025 disorot DPRD. Pajak hotel dan restoran hampir mencapai target, namun retribusi pasar tertinggal jauh. DPRD dorong evaluasi dan perbaikan sistem pemungutan.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00

NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:00

Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat

Berita Terbaru