Menurut Desi, seluruh aspirasi yang diterimanya tidak akan berhenti pada tahap penyerapan saja. Ia memastikan semua usulan masyarakat akan disampaikan dalam rapat resmi dewan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Aspirasi ini nanti akan kami bawa dalam rapat dewan. Hasil reses dari seluruh anggota DPRD akan dibacakan dalam rapat paripurna,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil reses tersebut nantinya akan disandingkan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan. Selain itu, usulan tersebut juga akan dipadukan dengan program prioritas organisasi perangkat daerah (OPD) serta agenda pembangunan DPRD.
Langkah tersebut dilakukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.
Desi menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama yang akan diperjuangkannya di DPRD Kabupaten Serang.
Menurutnya, pelayanan dasar seperti kesehatan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Ketika layanan kesehatan di desa sudah berjalan baik, pembangunan sektor lain akan lebih mudah berkembang.
“Kalau saya pribadi yang diprioritaskan adalah pendidikan dan kesehatan. Ketika pelayanan kesehatan di desa sudah terjamin, barulah infrastruktur penunjang seperti jalan dan lainnya bisa mengikuti,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Desi juga menyoroti kondisi puskesmas pembantu atau pustu di Desa Lebak Wana. Ia menerima laporan bahwa fasilitas kesehatan tersebut tidak beroperasi secara optimal.
Padahal, keberadaan pustu sangat penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa, terutama bagi warga yang jauh dari pusat layanan kesehatan utama.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















