Sungai Cibanten Dinormalisasi, 244 Rumah Terancam Dibongkar, Ini Solusi dari Pemkot Serang

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relokasi warga di bantaran sungai Cibanten oleh Pemkot Serang

i

Relokasi warga di bantaran sungai Cibanten oleh Pemkot Serang

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menyiapkan langkah konkret untuk program normalisasi Sungai Cibanten.

Sebanyak 244 bangunan yang berdiri di bantaran sungai masuk daftar pembongkaran.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi yang dikirim pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangunan-bangunan tersebut dinilai menghambat aliran sungai dan menjadi pemicu utama banjir di wilayah sekitar.

Karena itu, normalisasi dianggap sebagai solusi jangka panjang.

“Intinya surat dari pusat sudah turun, dan kami sudah mulai edukasi dan sosialisasi ke masyarakat,” ujar Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, Jumat 16 Mei 2025.

244 Rumah Kena Dampak, 254 KK Siap Direlokasi

Berdasarkan data resmi, total ada 254 kepala keluarga (KK) yang tinggal di 244 bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Cibanten.

Baca Juga  Gaspol Sejak Awal, Wartini Pimpin PBVSI Kabupaten Serang dengan Target Juara Porprov 2026

Mereka tersebar di lokasi utama, yakni wilayah Kasemen

Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses relokasi akan dilakukan secara bertahap dan humanis.

Pemkot juga memastikan relokasi ini bukan bentuk penggusuran paksa, melainkan bagian dari penataan kota yang lebih tertib dan aman dari bencana.

Solusi Pemkot: Relokasi ke Rusunawa

Sebagai solusi, Pemkot Serang menyiapkan dua rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), yakni Rusunawa Margaluyu di Kasemen dan Rusunawa Kaujon di pusat kota Serang.

Kedua lokasi ini dipilih karena dinilai cukup representatif untuk menampung warga terdampak relokasi.

“Kami sudah kaji dari sisi aturan dan kemampuan SDM. Relokasi ke Rusunawa adalah solusi paling memungkinkan,” kata Wahyu.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru