Wali Kota Serang Raih Penghargaan Kemendikdasmen, Komitmen Lestarikan Bahasa Jawa Serang

Kilas Banten
26 Mei 2026 15:05
Serang 0
4 menit membaca

Kebijakan tersebut berjalan seiring diterapkannya muatan lokal Bahasa Jawa dalam kurikulum pendidikan di Kota Serang. Langkah itu dinilai menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal.

“Ini menjadi pertimbangan khusus bagi kementerian, ternyata di Kota Serang begitu sangat apresiatif dan sangat mendorong terhadap pengembangan, pelestarian, plus menggunakan bahasa Jawa sebagai sebuah kekuatan budaya yang ada di Kota Serang,” lanjut Ahmad Nuri.

Tak hanya melalui regulasi, Pemerintah Kota Serang juga aktif mengembangkan bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Menariknya, kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri tanpa membebani APBD.

“FTBI itu adalah Festival Tunas Bahasa Ibu yang dilakukan di tingkat Kota Serang tanpa membebani APBD. Kita melakukan festival ini secara mandiri dengan melibatkan seluruh satuan pendidikan,” ujarnya.

Program itu mendapat perhatian dari kementerian karena dianggap menunjukkan kreativitas daerah dalam membangun pelestarian bahasa tanpa ketergantungan anggaran besar.

Prestasi Kota Serang dalam ajang FTBI tingkat Provinsi Banten juga menjadi nilai tambah. Sejumlah siswa asal Kota Serang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan bahasa daerah, termasuk lomba cerita Bahasa Jawa Serang.

Baca Juga  Walikota Serang Budi Rustandi Sidak SPMB 2025, Pastikan Tak Ada Sertifikat Prestasi Abal-abal

“Alhamdulillah mendapat apresiasi dan banyak jenis-jenis lomba lainnya yang masuk di Festival Tunas Bahasa Ibu di tingkat provinsi,” kata Ahmad Nuri.

Faktor lain yang memperkuat penilaian ialah kolaborasi antara Pemerintah Kota Serang dan Kantor Bahasa dalam menyusun berbagai kebijakan pelestarian Bahasa Jawa Serang.