Haul ke-16 Gus Dur Dibanjiri Tokoh Nasional, Nyai Sinta Tegaskan Kepemimpinan Sejati Berpihak pada Rakyat

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyai Sinta Nuriyah Wahid menyampaikan sambutan pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, disaksikan tokoh nasional lintas agama, Sabtu, 20 Desember 2025

i

Nyai Sinta Nuriyah Wahid menyampaikan sambutan pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, disaksikan tokoh nasional lintas agama, Sabtu, 20 Desember 2025

KILAS BANTEN – Peringatan Haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kembali menjadi magnet perhatian publik nasional. Ribuan jamaah memadati kediaman Gus Dur dan Nyai Sinta Nuriyah Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu, 20 Desember 2025. Acara ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga ruang refleksi tentang makna kepemimpinan yang berakar dari rakyat.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam peringatan wafat Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut. Menteri Agama Nasaruddin Umar tampak menghadiri acara bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi. Hadir pula mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Dari kalangan tokoh agama, terlihat Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo. Sejumlah tokoh nasional lain juga datang, seperti mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin, serta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Kehadiran lintas iman dan lintas sektor ini menegaskan luasnya pengaruh Gus Dur dalam kehidupan kebangsaan Indonesia.

Haul ke-16 Gus Dur tahun ini mengusung tema “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat”. Tema tersebut merefleksikan prinsip kepemimpinan yang selalu dipegang Gus Dur sepanjang hidupnya. Ia dikenal sebagai pemimpin yang lahir dari proses demokrasi dan menggunakan kekuasaan sebagai alat pengabdian, bukan sebagai tujuan pribadi atau kelompok.

Dalam sambutannya, Nyai Sinta Nuriyah Wahid mengajak seluruh hadirin untuk kembali menelusuri perjalanan Gus Dur dalam dunia organisasi dan kepemimpinan nasional.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Dibuka 1 April, Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Siap Biayai Kuliah Mahasiswa Berprestasi, Ini Syarat dan Sasarannya
Aktivis HAM Disiram Air Keras Usai Kritik Negara, LBH PB PMII Sebut Teror terhadap Demokrasi
Haul ke-16 Gus Dur di Ciganjur dihadiri tokoh nasional lintas agama. Nyai Sinta Nuriyah menegaskan kepemimpinan sejati harus lahir dari rakyat dan diabdikan untuk kemanusiaan.

Berita Terkait

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

-

Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan

-

Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah

Berita Terbaru