“Kami sudah meminta Bapenda untuk duduk bersama. Itu sudah kami lakukan di 2025. Tujuannya agar ada terobosan-terobosan konkret sehingga pendapatan bisa mencapai target yang dicanangkan,” katanya.
Menurut Eki, terobosan yang dimaksud tidak semata-mata berupa kenaikan pajak dan retribusi. Ia menilai peningkatan PAD juga harus dilakukan melalui inovasi kebijakan, pembenahan basis data potensi daerah, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Selain itu, optimalisasi aset daerah dan penguatan sistem pengawasan juga dinilai penting agar kebocoran pendapatan dapat ditekan. Seluruh langkah tersebut, kata Eki, harus dilakukan secara terukur dan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan DPRD tidak ingin Kabupaten Serang bersikap pasif dalam menghadapi tekanan fiskal ke depan. PAD yang stagnan dan ketergantungan pada TKD dinilai dapat menghambat laju pembangunan daerah.
“Dengan potensi pemotongan TKD yang cukup signifikan, kita tidak bisa berpangku tangan. Harus ada langkah nyata dan terobosan agar pendapatan daerah meningkat dan pembangunan tetap berjalan,” pungkas Eki.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten


















