UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi melantik 37 PNS baru. Rektor Prof Muhammad Ishom menargetkan peningkatan jurnal internasional Scopus dan lahirnya guru besar muda usia 40 tahun demi memperkuat daya saing kampus.
Tidak hanya menyoroti moralitas, Ishom juga menargetkan peningkatan kualitas akademik kampus secara agresif. Ia meminta dosen baru aktif membantu pengelolaan jurnal ilmiah di fakultas masing-masing.
UIN Banten saat ini tengah mendorong percepatan peningkatan kualitas jurnal menuju peringkat Sinta 2, Sinta 1, hingga masuk indeks internasional Scopus.
Rektor bahkan menargetkan munculnya guru besar muda di usia 40 tahun melalui produktivitas karya ilmiah internasional. Menurutnya, capaian akademik tersebut akan meningkatkan posisi tawar UIN Banten dalam kerja sama nasional maupun global.
“Jangan hanya bekerja rutinitas. Harus ada kontribusi nyata. Salah satunya membawa jurnal kampus menembus Scopus,” tegasnya.
Ia menilai dosen muda memiliki energi dan peluang besar untuk mempercepat kemajuan kampus. Karena itu, budaya riset dan publikasi internasional harus terus diperkuat sejak awal karier akademik.
Pelantikan ASN baru ini menjadi bagian dari langkah strategis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam memperkuat pelayanan pendidikan, meningkatkan kualitas akademik, dan memperbesar daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.***