Bunga Tinggal 3 Persen, DKPP Kabupaten Serang Ngebut Modernisasi Pertanian Lewat Kredit Alsintan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo membuka sosialisasi program KUR dan kredit alsintan Kementerian Pertanian di UPT Perikanan Kecamatan Pontang.

i

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo membuka sosialisasi program KUR dan kredit alsintan Kementerian Pertanian di UPT Perikanan Kecamatan Pontang.

Suhardjo menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian terus memperkuat dukungan pembiayaan bagi petani. Kebijakan ini juga sejalan dengan target swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menyebutkan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui Direktorat Pembiayaan Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian telah meluncurkan beberapa skema pembiayaan. Salah satunya KUR Pertanian dengan plafon pinjaman Rp10 juta hingga Rp100 juta dan bunga 6 persen per tahun. Skema ini ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha tani secara langsung.

Selain KUR Pertanian, tersedia pula Kredit Alsintan yang difokuskan untuk pembelian alat dan mesin pertanian yang bersifat usaha. Jenis alsintan yang dapat dibiayai antara lain traktor, combine harvester, hingga unit penggilingan padi. Untuk skema ini, petani atau kelompok tani bisa mengakses pinjaman dengan nilai cukup besar, mulai Rp500 juta hingga Rp2 miliar, dengan bunga hanya 3 persen per tahun.

“Alsintan yang dibeli bukan hanya untuk dipakai sendiri, tapi bisa disewakan. Ini membuka peluang usaha jasa alsintan di pedesaan dan menambah pendapatan petani,” jelas Suhardjo.

Secara umum, kebijakan pembiayaan sektor pertanian saat ini terbagi dalam dua skema utama. Pertama, KUR Pertanian dengan bunga rendah antara 3 hingga 9 persen dan plafon maksimal Rp500 juta yang disalurkan oleh lembaga penyalur KUR. Kedua, Kredit Alsintan dengan bunga 3 persen untuk pembelian alsintan yang disewakan, dengan plafon pinjaman Rp500 juta sampai Rp2 miliar.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
DKPP Kabupaten Serang mendorong petani memanfaatkan subsidi bunga kredit alsintan dari Kementan. Bunga hanya 3 persen per tahun dinilai mampu memperkuat modal petani dan mempercepat modernisasi pertanian.

Berita Terkait

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terbaru