UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama Forum PTIPD PTKIN se-Indonesia menandatangani MoA nasional untuk memperkuat transformasi digital kampus, integrasi sistem teknologi, dan keamanan data pendidikan tinggi Islam.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan layanan teknologi informasi di bidang akademik, administrasi, kemahasiswaan, kelembagaan, dan pelayanan publik. Selain itu, kerja sama juga meliputi pengembangan aplikasi digital, integrasi sistem informasi, hingga interoperabilitas data antarperguruan tinggi Islam negeri.
Forum PTIPD PTKIN juga memberi perhatian serius terhadap keamanan siber dan perlindungan data. Upaya tersebut dianggap mendesak karena ancaman kebocoran data dan serangan siber di sektor pendidikan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Tidak hanya fokus pada penguatan sistem dan infrastruktur digital, kerja sama ini juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Seluruh PTKIN berkomitmen memperkuat kompetensi SDM melalui pelatihan, bimbingan teknis, lokakarya, benchmarking, dan forum berbagi pengetahuan.
Selain itu, forum nasional tersebut juga akan menyusun standar operasional, pedoman teknis, template dokumen, serta standar integrasi data yang dapat diterapkan di seluruh PTKIN di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola layanan digital yang lebih seragam dan profesional.
Khaeroni menegaskan bahwa penandatanganan MoA nasional tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan layanan digital di lingkungan kampus Islam negeri, termasuk di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat pengembangan layanan teknologi informasi di lingkungan PTKIN, termasuk UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, sehingga layanan akademik maupun administrasi publik dapat semakin efektif, aman, dan terintegrasi,” ujar Khaeroni, Kamis, 21 Mei 2026.