Gebrakan NU Kabupaten Serang! Ribuan Pekerja Rentan Dibidik Masuk BPJS Ketenagakerjaan, Santunan Rp42 Juta Jadi Magnet

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana halalbihalal PCNU Kabupaten Serang di Ponpes Nurul Abror yang dirangkai dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

i

Suasana halalbihalal PCNU Kabupaten Serang di Ponpes Nurul Abror yang dirangkai dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Ini bentuk ikhtiar kita. Semua orang pasti menghadapi risiko. Kita harus siap, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga,” kata KH Muhamad Robi.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa perlindungan ini penting sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Dari sisi biaya, program ini dinilai sangat terjangkau. Dengan iuran sekitar Rp8.400 per bulan, peserta sudah mendapatkan perlindungan dasar. Skema ini dianggap realistis dan sesuai dengan kemampuan pekerja informal. Karena itu, PCNU mendorong masyarakat untuk tidak ragu bergabung.

 

Sebagai langkah awal, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada marbot dan pengurus masjid. Sebanyak lima masjid menjadi penerima manfaat tahap pertama. Program ini turut didukung oleh sektor perbankan yang ikut berkolaborasi dalam pembiayaan.

Baca Juga  Pilkada Tanpa Coblosan, Ahmad Muhibbin Nilai Pemilihan Lewat DPRD Solusi Biaya Politik Tak Masuk Akal

 

KH Muhamad Robi mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan program ini. Ia meminta para jamaah tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak di lingkungan masing-masing.

 

“Jangan hanya mengandalkan bantuan gratis. Kita harus sadar pentingnya perlindungan diri. Ajak keluarga dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

 

Ia juga menyinggung pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Dalam tradisi masyarakat, berbagai kegiatan sosial keagamaan membutuhkan biaya besar. Kehadiran program jaminan sosial dinilai dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
PCNU Kabupaten Serang menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja rentan. Program santunan hingga Rp42 juta jadi daya tarik utama

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru