Pengurus PKC PMII Banten dan PKBM Bina Generasi berdiskusi membahas Gerakan 5.000 Beasiswa sebagai upaya mengembalikan hak pendidikan anak putus sekolah di Banten
“Kami mengapresiasi komitmen PKC PMII Banten. Dalam dialog ini, kami menemukan titik temu terkait skema kemitraan. PKBM Bina Generasi siap menjadi rumah belajar bagi anak putus sekolah dan anak tidak sekolah,” tutur Arif.
Arif menegaskan, PKBM Bina Generasi berkomitmen menghadirkan pendidikan yang fleksibel dan inklusif. Sistem pembelajaran disesuaikan dengan kondisi peserta didik, termasuk mereka yang harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga.
“Dengan dukungan jejaring dan pendampingan dari PMII, kami optimistis semakin banyak anak yang bisa kembali belajar. Pendidikan harus tetap berjalan meski dalam keterbatasan,” kata Arif.
Silaturahmi dan diskusi tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk segera menindaklanjuti Gerakan 5.000 Beasiswa ke tahap implementasi. PKC PMII Banten dan PKBM Bina Generasi berharap gerakan ini mampu menekan angka putus sekolah di Banten sekaligus menjadi contoh sinergi nyata antara organisasi mahasiswa dan lembaga pendidikan masyarakat dalam memperjuangkan hak dasar warga atas pendidikan.