Kendati demikian, Ketua Pelaksana MUBES XIII, Adam Mustaqim Jidan, memaparkan laporan pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban teknis dan organisatoris.
Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MUBES disusun melalui tahapan persiapan yang matang dan dilaksanakan secara tertib serta partisipatif.
Sementara itu, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) FKBM KIP-K, Miftahu Jami Nakdan, menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan. Ia meminta pengurus demisioner untuk tetap terlibat dalam mengawal dan mendampingi kepengurusan baru agar kekompakan organisasi tetap terjaga.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepengurusan hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang organisasi. Jangan berhenti di sini. Tetaplah membersamai dan mengawal kepengurusan selanjutnya,” kata Miftahu Jami Nakdan di hadapan peserta MUBES.
MUBES XIII juga mendapat perhatian dari unsur akademik. Perwakilan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ubedillah, hadir memberikan arahan kepada peserta. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan mahasiswa penerima KIP-K dalam mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi.
“Mahasiswa KIP-K memiliki tanggung jawab moral. Setiap kegiatan yang diselenggarakan pengurus harus didukung dan dihadiri bersama sebagai bentuk komitmen kolektif,” tegas Ubedillah.
Puncak MUBES XIII ditandai dengan terpilihnya Adam Mustaqim Jidan sebagai Ketua Umum FKBM KIP-K periode 2026. Dalam sambutan perdananya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta MUBES.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















