Andika Cahaya Purnama dan Sulthan Abil Alghifari usai ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Primagraha periode 2026-2027 melalui Pemilwa secara aklamasi.
Ia menilai kemajuan kampus tidak bisa dibangun secara individual. Karena itu, sinergi antarorganisasi mahasiswa menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang aktif, kreatif, dan inklusif.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi bersama seluruh Ormawa dan UKM menjadi kunci agar mahasiswa Universitas Primagraha semakin berkembang dan berprestasi,” tutur Sulthan.
Pihak rektorat Universitas Primagraha juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemilwa yang berlangsung aman dan tertib. Kampus berharap kepemimpinan baru BEM dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan birokrasi universitas.
Selain itu, BEM Universitas Primagraha diharapkan mampu membawa nama kampus lebih dikenal melalui program-program kemahasiswaan di tingkat regional maupun nasional.
Rencananya, prosesi pelantikan Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Primagraha periode 2026-2027 akan digelar dalam waktu dekat. Acara tersebut akan dihadiri jajaran rektorat serta perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Terpilihnya Andika Cahaya Purnama dan Sulthan Abil Alghifari kini menjadi harapan baru bagi gerakan mahasiswa Universitas Primagraha. Publik kampus menunggu realisasi visi besar yang dijanjikan untuk membawa perubahan positif selama satu periode ke depan.***