KILAS BANTEN – Program bedah rumah di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, tidak berhenti pada perbaikan bangunan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga menyiapkan sarana air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah musim kemarau.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan empat rumah di Desa Sindang Panon mendapat rehabilitasi melalui program bedah rumah Pemkab Tangerang.
Ia meninjau pelaksanaannya sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), Jumat, 4 September 2026.
“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah,” katanya.
“Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut Maesyal, konsep rehabilitasi diarahkan untuk menghasilkan hunian yang tidak hanya lebih baik secara fisik, tetapi juga memenuhi aspek kesehatan dan sanitasi.
Rumah penerima manfaat nantinya dilengkapi kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi yang cukup, lantai keramik, serta atap genteng.
“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.
Persoalan lain muncul saat Bupati berdialog langsung dengan warga. Masyarakat menyampaikan kebutuhan air bersih, terutama karena kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung.
Permintaan tersebut kemudian direspons dengan rencana pembangunan sarana air bersih (SAB) bersamaan dengan pelaksanaan bedah rumah.
“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.
Maesyal menegaskan fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi satu penerima manfaat. Sarana air bersih diupayakan dapat digunakan beberapa keluarga di lingkungan sekitar.
“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.
Bagi Pemkab Tangerang, perbaikan hunian dan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan dua hal yang saling berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat.
“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegasnya.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil serta unsur terkait lainnya.
Salah satu penerima manfaat, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, menyambut bantuan tersebut.
Ia mengatakan rumahnya yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman.
“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya,” katanya.
“Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah.
Program bedah rumah di Sindang Panon dengan demikian diarahkan bukan hanya untuk mengubah kondisi fisik rumah, tetapi juga memperbaiki unsur dasar hunian sehat, termasuk sanitasi dan akses air bersih bagi warga sekitar.***






