Banjir Rendam Kabupaten Serang, Ketua Fraksi Demokrat Turun ke Lokasi dan Dorong Langkah Permanen Hentikan Bencana

Kilas Banten
25 Jan 2026 21:25
Serang 0
3 menit membaca

 

Menurut Anas, bantuan uang tunai diberikan agar warga memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang lebih beragam. Selama beberapa hari terakhir, warga mengaku hanya mengonsumsi makanan sejenis dari bantuan yang datang.

 

“Tadi saya serahkan beras, mi instan, dan sedikit uang tunai. Bantuan dari pemerintah daerah memang sudah ada, tetapi kebanyakan berupa mi instan dan nasi. Warga sudah mulai jenuh. Dengan uang tunai, mereka bisa membeli lauk agar asupan makan lebih bervariasi,” ujarnya.

 

Selain persoalan logistik, Anas juga menyoroti kondisi kesehatan para pengungsi. Ia menerima banyak keluhan terkait gangguan kesehatan akibat lingkungan yang lembap dan kurang higienis. Beberapa warga mengeluhkan gatal-gatal pada kulit, sementara lainnya mulai mengalami diare.

Baca Juga  Harlah ke-53 PPP Jadi Titik Balik, Asep Gunawan Kartoba Serukan Kebangkitan dan Target Kembali ke Senayan

 

“Kami mendengar langsung keluhan warga. Ada yang terkena gatal-gatal, ada juga yang mengalami diare. Kondisi ini tidak boleh diabaikan dan harus segera ditangani,” kata Anas.

 

Ia menegaskan, kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan kewajiban. Menurutnya, masyarakat tidak boleh merasa sendirian saat menghadapi situasi sulit seperti banjir yang berulang setiap tahun.

 

Lebih jauh, Anas mendesak Pemerintah Kabupaten Serang dan seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan. Ia menilai, penanganan banjir selama ini masih bersifat sementara dan belum menyentuh akar persoalan.

 

“Saya mendesak pemerintah daerah agar segera menghadirkan solusi nyata. Penanganan banjir tidak cukup hanya bersifat darurat. Harus ada langkah permanen agar kejadian seperti ini tidak terus terulang,” tegasnya.