Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri forum bisnis Indonesia–Tiongkok di Jakarta untuk mempromosikan potensi industri dan investasi Provinsi Banten
“Banten dipadati kawasan industri besar dan didukung infrastruktur lengkap mulai dari jalan tol, kereta api, pelabuhan hingga Bandara Soekarno-Hatta,” katanya.
Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta disebut menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat konektivitas Banten dengan berbagai negara. Selain itu, akses jalan tol dan jaringan logistik juga dinilai memudahkan distribusi barang dan mobilitas industri.
Dalam forum tersebut, Andra juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pelabuhan untuk mempercepat arus perdagangan internasional. Pemprov Banten, kata dia, telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar pelabuhan-pelabuhan di wilayah Banten dapat melayani aktivitas ekspor dan impor secara lebih optimal.
Langkah itu dinilai penting untuk meningkatkan daya saing kawasan industri di Banten di tengah ketatnya persaingan investasi global. Dengan sistem logistik yang semakin baik, investor diyakini akan lebih tertarik menanamkan modal di Provinsi Banten.
Selain mempromosikan potensi industri, Andra juga memastikan bahwa iklim investasi di Banten berada dalam kondisi kondusif. Pemerintah daerah, kata dia, terus membangun kolaborasi dengan dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar investor merasa aman dan nyaman.
“Pemprov Banten terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar investor merasa aman, nyaman, dan mudah dalam mengembangkan usahanya di Banten,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemprov Banten juga mulai memperkuat kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi persaingan industri masa depan. Andra menilai kekuatan industri modern tidak hanya ditentukan modal dan infrastruktur, tetapi juga kualitas talenta yang mampu beradaptasi dengan perubahan global.