Program Studi PGMI UIN Banten menggelar Seminar AI dan Robotik untuk menyiapkan calon guru menghadapi transformasi pendidikan digital. Teknologi AI dinilai menjadi kunci pembelajaran masa depan.
Dalam seminar tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teoritis. Panitia juga menghadirkan simulasi penggunaan perangkat berbasis AI yang dapat mendukung aktivitas belajar mengajar di sekolah dasar.
Peserta diperkenalkan dengan berbagai teknologi yang mampu membantu guru menyusun materi pembelajaran interaktif. Selain itu, AI juga dinilai dapat mempermudah pengelolaan administrasi pendidikan dan meningkatkan komunikasi antara guru dengan siswa.
Tidak hanya AI, teknologi robotik juga menjadi perhatian utama dalam seminar itu. Robotik dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak usia dini. Penggunaan media pembelajaran berbasis robotik juga diyakini dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Sejumlah peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai seminar seperti ini penting untuk memperluas wawasan tenaga pendidik terkait arah perkembangan pendidikan modern.
Mahasiswa PGMI yang hadir mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya penguasaan teknologi di dunia pendidikan. Menurut mereka, guru masa depan tidak cukup hanya menguasai metode pembelajaran konvensional, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.
Di tengah percepatan transformasi digital, dunia pendidikan memang menghadapi tantangan besar. Pola belajar generasi muda terus berubah seiring meningkatnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, lembaga pendidikan dituntut mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan zaman. Kehadiran AI diyakini dapat membantu menciptakan sistem belajar yang lebih fleksibel, personal, dan efektif.