Soal Bangunan Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang di Sindangsari, DPRD Soroti Risiko Denda hingga Ancaman Sanksi Pusat

Minggu, 21 Desember 2025 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas, soal pembangunan gedung Perpustakaan Daerah di Sindangheula yang dinilai belum sesuai target.

i

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas, soal pembangunan gedung Perpustakaan Daerah di Sindangheula yang dinilai belum sesuai target.

“Kita tidak ingin muncul masalah hukum ke depan. Semua harus jelas dasar hukumnya,” tegasnya.

Terkait proyek Perpustakaan Daerah di Sindangsari, Anas mengingatkan bahwa keterlambatan tidak hanya berdampak pada daerah, tetapi juga berpotensi memicu sanksi dari pemerintah pusat. Salah satu risiko yang diantisipasi adalah terhambatnya bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun-tahun berikutnya.

“Kalau proyek ini tidak selesai, dampaknya bisa luas. Kita bisa terkena penalti dan ke depan berisiko tidak mendapat bantuan DAK lagi. Ini yang harus benar-benar dihindari,” katanya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil inspeksi mendadak DPRD sekitar dua bulan lalu, progres pembangunan gedung perpustakaan baru mencapai sekitar 46 persen. Saat itu, DPRD sudah memberikan sejumlah rekomendasi, termasuk penambahan jumlah tenaga kerja agar pengerjaan bisa dipercepat.

Baca Juga  DPRD Bersama Dinas Perkim Kabupaten Serang, Ubah Hidup Warga Cikande, Ada 7 Rumah Tak Layak Kini Berdiri Kokoh dan Nyaman

“Waktu sidak, capaiannya masih 46 persen. Kita sudah minta agar tenaga kerja ditambah. Sekarang akan kita cek lagi, apakah sudah mendekati 75 persen, 90 persen, atau masih jauh dari target,” ujar Anas.

Ia memastikan DPRD Kabupaten Serang akan kembali melakukan pemantauan dalam waktu dekat. Pengawasan lanjutan direncanakan pada pekan depan untuk memastikan perkembangan terbaru proyek dan menilai kemungkinan penyelesaiannya sesuai ketentuan kontrak.

“Kami akan pantau terus. Kalau kontrak berakhir dan pekerjaan belum selesai, pasti ada konsekuensi. Semua sudah diatur dan harus dijalankan,” tutupnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
DPRD Kabupaten Serang menyoroti lambannya pembangunan Perpustakaan Daerah di Sindangheula. Progres dinilai tertinggal, proyek terancam denda, perpanjangan waktu, hingga sanksi yang berdampak pada bantuan pusat.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00

NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:00

Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat

Berita Terbaru