KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Langkah terbaru diwujudkan melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) yang mengirim tiga Guru Muda untuk mendampingi enam sekolah dasar di Kecamatan Cikande.
Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak sekolah unggul sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Serang.
Penyerahan tiga Guru Muda dilakukan secara resmi kepada Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas. Prosesi berlangsung di Aula KH Syam’un pada Rabu, 8 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Najib didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi.
Ketiga Guru Muda tersebut akan mulai bertugas pada tahun ajaran 2026–2027. Mereka tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga memberikan pendampingan kepada guru dan kepala sekolah agar mampu mengembangkan proses belajar yang lebih efektif dan sesuai dengan kurikulum nasional.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Yayasan Pendidikan Astra.
Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi Yayasan Pendidikan Astra dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Serang. Astra mengutus guru muda yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan untuk mendampingi sekolah-sekolah dalam mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum pendidikan,” ujar Najib, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menilai kehadiran Guru Muda akan memperkuat kapasitas tenaga pendidik di sekolah. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu melahirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Najib juga berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang. Ia ingin jumlah Guru Muda yang ditempatkan di Kabupaten Serang bertambah sehingga lebih banyak sekolah dasar memperoleh manfaat dari program pendampingan tersebut.
“Semoga ke depan jumlah Guru Muda yang ditempatkan di Kabupaten Serang semakin banyak sehingga lebih banyak sekolah dasar yang dapat memperoleh pendampingan,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Agung Kurniawan, menjelaskan bahwa Program Guru Muda merupakan salah satu komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Agung, para Guru Muda bertugas mendampingi guru dan kepala sekolah agar mampu memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Program pembinaan dirancang berlangsung selama lima tahun. Khusus di Kabupaten Serang, pelaksanaan tahap awal dilakukan selama satu tahun.
“Pendampingan ini akan berlangsung selama lima tahun dan di Kabupaten Serang sendiri berlangsung satu tahun. Harapannya, sekolah-sekolah binaan dapat berkembang menjadi sekolah unggul yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan,” ujarnya.
Agung menambahkan, seluruh Guru Muda yang diterjunkan telah melalui proses seleksi yang ketat. Mereka merupakan lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi dan telah mendapatkan pelatihan sebelum ditempatkan di sekolah binaan.
Secara nasional, YPA-MDR menugaskan 18 Guru Muda pada 2026. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan agar semakin banyak daerah yang merasakan manfaat program peningkatan mutu pendidikan.
Di Kabupaten Serang, enam sekolah dasar menjadi sasaran pendampingan. Sekolah tersebut meliputi SDN Maja, SDN Songgom Jaya, SDN Kosambi, SDN Koper 2, SDN Gorda 2, dan SDN Rancailat yang seluruhnya berada di Kecamatan Cikande.
YPA-MDR dikenal sebagai yayasan yang fokus meningkatkan mutu pendidikan melalui empat pilar utama, yakni peningkatan akademik, pembentukan karakter, pengembangan seni dan budaya, serta kecakapan hidup. Dalam menjalankan programnya, yayasan juga membangun sinergi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan agar tercipta sekolah unggul yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap kolaborasi ini menjadi awal lahirnya lebih banyak sekolah berkualitas di wilayah tersebut. Kehadiran Guru Muda diharapkan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, dan mempersiapkan generasi muda yang memiliki daya saing menghadapi tantangan masa depan.***

