Advertisement
Serang

Disnakertrans Kabupaten Serang: Lulusan D1 hingga S1 Berpeluang Magang Bergaji Setara UMK, Diangkat Jadi Karyawan Tetap

Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, saat membuka sosialisasi Program Pemagangan Nasional yang diikuti puluhan perusahaan di Kota Serang.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, saat membuka sosialisasi Program Pemagangan Nasional yang diikuti puluhan perusahaan di Kota Serang.

KILAS BANTEN – Kabar baik datang bagi lulusan baru yang sedang mencari pekerjaan. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang membuka peluang melalui Program Pemagangan Nasional yang menawarkan uang saku setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) Serang. Program ini juga membuka kesempatan besar bagi peserta untuk direkrut sebagai karyawan tetap setelah masa magang berakhir.

Program tersebut merupakan inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 11 Tahun 2025. Pemerintah berharap program ini mampu menekan angka pengangguran lulusan baru sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Sosialisasi program digelar di Hotel Lynn Serang pada Kamis, 9 Juli 2026. Sebanyak 25 perusahaan mengikuti kegiatan secara langsung, sedangkan 40 perusahaan lainnya bergabung secara daring. Kegiatan dibuka oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami.

Diana menjelaskan, Program Pemagangan Nasional ditujukan bagi lulusan Diploma 1 (D1), Diploma 2 (D2), Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), Strata 1 (S1), hingga lulusan pendidikan profesi. Program ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

“Program ini juga untuk menekan angka pengangguran lulusan baru (fresh graduate), serta meningkatkan kompetensi agar talenta muda memiliki daya saing tinggi dan siap kerja. Sosialisasi ini penting agar lulusan-lulusan baru perguruan tinggi mendapatkan peluang kerja,” ujar Diana, Kamis, 9 Juli 2026.

Jembatan Mekarsari Senilai Rp10,8 Miliar Mulai Dibangun, Warga Serang-Tangerang Segera Nikmati Akses Baru

Ia menilai salah satu kendala terbesar yang dihadapi lulusan baru adalah syarat pengalaman kerja yang masih menjadi pertimbangan utama banyak perusahaan. Karena itu, pemerintah menghadirkan program magang selama enam bulan agar peserta memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum memasuki pasar tenaga kerja.

Selama mengikuti program, peserta akan menjalani pelatihan langsung di perusahaan dengan pendampingan mentor profesional. Setelah menyelesaikan masa magang, peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.

Program ini diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), khususnya warga Kabupaten Serang. Peserta yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan berbagai fasilitas selama menjalani magang.

Selain pengalaman kerja, peserta juga menerima uang saku dengan nilai setara UMK Kabupaten Serang yang saat ini mencapai lebih dari Rp5 juta setiap bulan. Pemerintah juga memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama peserta menjalankan aktivitas di lingkungan perusahaan.

Diana menilai program tersebut memberikan manfaat bagi semua pihak. Peserta memperoleh pengalaman, penghasilan, perlindungan kerja, serta sertifikasi kompetensi. Sementara itu, perusahaan memiliki kesempatan menilai kemampuan peserta dalam jangka waktu yang cukup sebelum memutuskan merekrut mereka sebagai pegawai tetap.

Wali Kota Serang Dukung Fun Bike Jelajah Kota Serang 2026, Rute Berubah Jadi Sekitar 25 Kilometer

“Kalau peserta magang menunjukkan kinerja yang baik selama enam bulan, mereka bisa langsung direkrut menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut,” katanya.

Ia berharap semakin banyak perusahaan swasta, BUMN, maupun BUMD yang ikut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional. Menurutnya, semakin banyak perusahaan yang terlibat, semakin besar pula peluang kerja bagi lulusan muda di Kabupaten Serang.

Diana juga mendorong pemerintah agar terus memperluas program serupa. Menurutnya, pengalaman kerja menjadi salah satu faktor penting yang selalu dipertimbangkan perusahaan saat mencari tenaga kerja baru.

“Di dunia pendidikan mungkin sekitar 30 persen teori, sedangkan di dunia kerja sekitar 70 persen adalah praktik. Karena itu pengalaman sangat penting bagi lulusan muda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan perusahaan untuk mendata kebutuhan tenaga magang sesuai bidang usaha masing-masing.

Maling Berkedok Ojol Grab Beraksi di Masjid BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Terlelap Usai Bersih-bersih

Menurut Furqon, jumlah peserta yang diterima akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap perusahaan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta sekaligus mendukung produktivitas dunia usaha.

“Kami melakukan koordinasi dan pendataan terkait kebutuhan tenaga magang di setiap perusahaan yang ikut berpartisipasi. Peserta diutamakan berasal dari wilayah Kabupaten Serang dengan jumlah maksimal 20 persen dari total tenaga kerja dalam satu perusahaan,” ujar Furqon.***

× Advertisement
× Advertisement