Advertisement
Banten

Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif

Prosesi pelantikan Majelis Pembimbing Gugusdepan dan Tim Pembina Pramuka UIN SMH Banten masa bakti 2025–2027 di Serang, Senin, 6 April 2026
Prosesi pelantikan Majelis Pembimbing Gugusdepan dan Tim Pembina Pramuka UIN SMH Banten masa bakti 2025–2027 di Serang, Senin, 6 April 2026

KILAS BANTEN – Gerakan Pramuka di lingkungan perguruan tinggi memasuki fase baru. Kwartir Daerah Banten resmi melantik jajaran Majelis Pembimbing Gugusdepan dan Tim Pembina Pramuka Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk masa bakti 2025–2027.

 

Pelantikan berlangsung di Serang pada Senin, 6 April 2026. Agenda ini merujuk pada Surat Keputusan Kwarda Banten Nomor 07 Tahun 2026. Momen tersebut menjadi titik awal perubahan besar dalam pengelolaan Pramuka kampus, khususnya di wilayah Banten.

 

Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. KH. Muhammad Ishom, M.A., ditunjuk sebagai Ketua Mabigus. Penunjukan ini dinilai strategis. Ia diharapkan mampu mengarahkan Gerakan Pramuka agar selaras dengan kebutuhan akademik dan perkembangan zaman.

Jembatan Mekarsari Senilai Rp10,8 Miliar Mulai Dibangun, Warga Serang-Tangerang Segera Nikmati Akses Baru

 

Dalam sambutannya, Prof. Ishom menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam kepramukaan. Ia ingin kegiatan Pramuka tidak lagi terbatas pada aktivitas lapangan. Menurutnya, Pramuka harus masuk ke ranah akademik dan mendukung Tridharma Perguruan Tinggi.

 

“Saya ingin Mabigus dan para pembina mulai merintis Jurnal Pramuka. Ini bisa menjadi yang pertama di Indonesia. Jurnal ini penting sebagai ruang publikasi ilmiah bagi pembina dan guru,” ujar Prof. Ishom.

 

Tim SAR Lebak Bergerak ke Perairan Bagedur Cari Dace Hidayat yang Diduga Jatuh ke Laut

Ia menjelaskan, jurnal ilmiah tersebut akan membuka peluang baru bagi para pembina. Mereka dapat mempublikasikan karya ilmiah sekaligus mendukung pengembangan karier, termasuk dalam kenaikan pangkat atau golongan. Bahkan, UIN SMH Banten menargetkan jurnal ini dapat terindeks internasional seperti Scopus.

 

Tidak hanya itu, kampus juga menyiapkan kebijakan akademik baru. UIN SMH Banten berencana memberikan konversi Satuan Kredit Semester bagi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan Pramuka.

 

Mahasiswa yang terlibat dalam pembinaan di desa maupun sekolah binaan akan mendapatkan pengakuan akademik. Aktivitas tersebut dapat menggantikan kewajiban Praktik Pengalaman Lapangan maupun Kuliah Kerja Nyata.

Polda Banten Gunakan Scientific Crime Investigation untuk Kasus Dugaan Pengeroyokan di Lebak

 

“Jika ini disosialisasikan dengan baik, saya yakin setengah dari mahasiswa UIN akan tertarik ikut Pramuka. Karena kegiatannya diakui setara dengan SKS pengabdian,” kata Prof. Ishom.

 

Langkah inovatif ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Serang. Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyambut positif arah baru tersebut. Ia menilai Pramuka harus mampu mencetak generasi unggul di berbagai bidang.

 

“Pramuka harus melahirkan generasi yang berkarakter dan kompeten. Bukan hanya sekadar aktif di media sosial tanpa arah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Kwarda Banten, H. Septo Kalnadi, menyebut perubahan ini merupakan hasil Musyawarah Nasional 2024. Salah satu poin pentingnya adalah perubahan pola koordinasi Gugusdepan Perguruan Tinggi.

 

Kini, koordinasi Gugusdepan berada langsung di bawah Kwarda. Ia menegaskan UIN SMH Banten menjadi kampus pertama di wilayah Banten yang merespons kebijakan tersebut secara aktif.

 

“UIN Sultan Maulana Hasanuddin menjadi yang pertama dilantik dengan skema koordinasi langsung bersama Kwarda. Ini langkah maju yang patut diapresiasi,” kata Septo.

 

Ia juga mendorong adanya program afirmasi bagi anggota Pramuka. Salah satunya melalui jalur khusus penerimaan mahasiswa baru bagi pemilik predikat Pramuka Garuda. Menurutnya, kebijakan ini akan memotivasi generasi muda untuk aktif sejak dini.

 

Berdasarkan lampiran SK Nomor 07 Tahun 2026, struktur Mabigus UIN SMH Banten dipimpin oleh Muhammad Ishom sebagai Ketua. Dedi Sunardi menjabat Ketua Harian. Nana Jumhana dan Ali Muhtarom menjadi Wakil Ketua. Siti Aminah dipercaya sebagai Sekretaris, serta Zaenuri sebagai Bendahara.

 

Struktur ini diperkuat oleh sejumlah anggota, antara lain Moch Subekhan, Ahmad Riyadi, Ida Sulastri, H. A. Hidayat, H. Sayehu, dan Fitri Hilmiyati.

 

Di tingkat pelaksana, Tim Pembina bertugas langsung membina anggota di satuan. Gugusdepan Putra dipimpin H. Sayehu. Pembina Pandega dijabat Miftahul Rachmat Ahmad Habibi Syahid. Pembina Penegak diisi Endang Yusuf dan Muhamad Wahyudin.

 

Sementara itu, Gugusdepan Putri dipimpin Fitri Hilmiyati. Pembina Pandega Putri dijabat Imas Mastoah Wardatul Ilmiah. Pembina Penegak diisi Ina Salma Febriani, Herlina Pratiwi, dan Dirga Ayu Lestari.

 

Dengan susunan baru ini, Gerakan Pramuka UIN SMH Banten diharapkan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman. Organisasi ini ditargetkan menjadi lebih modern, berbasis akademik, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.***

× Advertisement
× Advertisement