Ceramah Natal Berbalut Lagu Anak, Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi Gaungkan Toleransi dari Mimbar Gereja

Kilas Banten
25 Des 2025 20:21
Serang 0
3 menit membaca

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah tersebut, perbedaan bukan sumber konflik, melainkan kekuatan sosial yang mampu memperkokoh persatuan jika dikelola dengan bijak.

KH Matin juga mengingatkan bahaya sikap intoleran. Ia menyebut penolakan terhadap keberagaman sama artinya dengan menentang takdir. Dalam ceramahnya, ia mengibaratkan sikap tersebut seperti seseorang yang berusaha melawan gelombang laut. Upaya itu, kata dia, tidak akan pernah berhasil dan justru membawa kerugian.

“Kalau kita tidak suka dengan perbedaan, itu artinya kita melawan takdir. Orang yang melawan takdir ibarat melawan gelombang. Dia tidak akan mampu mengendalikan gelombang itu,” katanya.

Pesan toleransi itu disampaikan dengan bahasa lugas dan mudah dipahami. Tidak ada nada menggurui. Ceramah tersebut justru terasa hangat dan dialogis. KH Matin menutup penyampaiannya dengan ajakan untuk sepakat menjaga perbedaan demi menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis di Kota Serang.

Kehadiran FKUB Kota Serang dalam perayaan Natal 2025 itu menjadi simbol nyata praktik toleransi antarumat beragama. FKUB dinilai berhasil menjalankan perannya sebagai jembatan dialog melalui pendekatan kultural dan komunikasi yang setara. Ceramah lintas iman di ruang ibadah tersebut menunjukkan bahwa toleransi tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret.

Tokoh Agama GKI Serang, Pendeta Benny Halim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pesan yang dibawa KH Matin Syarkowi. Ia menilai ceramah tersebut mencerminkan semangat persaudaraan lintas iman yang selama ini tumbuh di Kota Serang.

Baca Juga  Heboh KH Matin Syarkowi Hadiri Natal di GKI Serang, Tokoh Agama Tegaskan Ini Tugas Negara, Akidah Tetap Aman