“Pendekatan yang dilakukan sangat sederhana, tetapi pesannya kuat dan menyentuh,” ujar Pdt Benny.
Ia menjelaskan bahwa hubungan antara tokoh agama Islam dan Kristen di Kota Serang terbangun melalui komunikasi yang intens dan saling menghormati. Pdt Benny mencontohkan kedekatannya dengan KH Matin yang kerap berdiskusi dalam berbagai forum, termasuk kunjungan informal.
“Kami sering berdiskusi dan saling mengunjungi. Bahkan pernah sampai larut malam berdialog di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Semua demi menjaga kebersamaan,” katanya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Pdt Benny, kunjungan lintas iman, termasuk ke pondok pesantren, memperkuat rasa saling percaya. Ia menilai model dialog yang dibangun FKUB Kota Serang layak menjadi contoh bagi daerah lain. Pesan toleransi yang disampaikan secara sederhana, seperti melalui lagu anak-anak, dinilai efektif menjangkau masyarakat luas dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten


















