Ketua FKUB Kota Serang saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat di Terminal Pakupatan dan berdialog dengan petugas yang berjaga melayani pemudik, Kamis, 19 Maret 2026
“Ada ruang laktasi, ada juga ruang bermain anak. Ini sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak yang ikut mudik,” ujarnya.
Ia menilai langkah penyediaan fasilitas tersebut mencerminkan pendekatan humanis yang kini diterapkan aparat kepolisian. Pelayanan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Kiai Matin, pendekatan seperti ini penting untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman dan ramah bagi semua kalangan.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik. Ia menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan dan keamanan adalah milik kita bersama,” katanya.
Ia mengimbau pemudik agar tidak memaksakan diri saat lelah. Istirahat di pos pengamanan yang tersedia dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat memegang peran besar dalam menekan angka kecelakaan selama arus mudik. Tanpa kedisiplinan pengguna jalan, upaya maksimal dari petugas tidak akan berjalan efektif.
Kiai Matin juga mengungkapkan bahwa FKUB Kota Serang secara rutin memberikan dukungan moral kepada petugas di lapangan setiap musim mudik. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan atas kerja keras aparat.
“Kami setiap tahun berkeliling untuk memberikan semangat kepada anggota yang bertugas. Mereka bekerja 24 jam secara bergantian demi masyarakat,” ujarnya.