Heboh Awak Pesawat Kini Melek Saham, BEI Gandeng Garuda hingga AirAsia Dorong Investasi Legal

Kilas Banten
21 Mei 2026 18:30
3 menit membaca

 

Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu pekerja memilih instrumen investasi sesuai tujuan keuangan masing-masing.

 

“Kami berharap para pekerja di industri aviasi semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang legal, terukur, dan sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing,” katanya.

 

BEI mencatat pertumbuhan investor pasar modal Indonesia terus meningkat sepanjang 2026. Hingga 30 April 2026, jumlah investor pasar modal mencapai 26.486.735 Single Investor Identification (SID). Angka tersebut tumbuh 30,17 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025.

 

Sementara itu, jumlah investor saham tercatat mencapai 9.562.675 SID atau meningkat 11,14 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi.

Baca Juga  Forum Nasional di Cirebon, Dekan FUDA UIN Banten Soroti Masa Depan Adab dan Humaniora di Tengah Gempuran Era Siber

 

BEI kini terus memperluas jangkauan edukasi investasi ke berbagai sektor profesi. Setelah menyasar kalangan mahasiswa, komunitas, hingga pekerja kantoran, kini industri aviasi menjadi fokus baru dalam penguatan literasi keuangan nasional.

 

Program Awak Pesawat Investor Saham juga menjadi upaya memperkuat inklusi keuangan di lingkungan pekerja penerbangan. Profesi seperti pilot, pramugara, pramugari, hingga personel operasional penerbangan diharapkan dapat memahami investasi saham secara lebih mendalam.

 

Dalam seremoni peluncuran program, BEI melakukan penyematan pin logo Aku Investor Saham kepada perwakilan pekerja industri aviasi. Simbol tersebut menjadi penanda dimulainya gerakan edukasi investasi di lingkungan perusahaan penerbangan.