Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono mengajak masyarakat melawan hoaks dan menjaga kondusivitas kota dalam pengajian bulanan Pemkot Tangerang yang juga membahas program prioritas daerah.
Menurut Sachrudin, penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas daerah. Karena itu, Pemkot Tangerang terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Terkait program daerah, Pemkot Tangerang bergerak cepat dalam penanganan banjir, salah satunya melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk, serta memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” katanya.
Selain fokus pada penanganan banjir, pemerintah juga mendorong solusi jangka panjang untuk persoalan sampah. Salah satunya melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL.
Sachrudin menilai persoalan sampah harus ditangani secara berkelanjutan karena volume sampah di perkotaan terus meningkat setiap tahun. Melalui proyek tersebut, pemerintah berharap pengelolaan sampah dapat lebih modern dan ramah lingkungan.
“Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan dan jangka panjang melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” tegasnya.
Ia juga memastikan pemerintah tetap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan jalan dan persoalan infrastruktur lainnya. Menurutnya, seluruh aduan warga akan diproses berdasarkan tingkat prioritas kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Ia menilai maraknya hoaks dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi kondusif di tengah masyarakat.