Pemkot Tangerang memperkuat perlindungan calon pekerja migran melalui sosialisasi jalur kerja luar negeri resmi dan aman. Warga diminta waspadai modus penyalur ilegal yang menjanjikan gaji besar tanpa perlindungan hukum.
Tidak sedikit korban yang mengaku dijanjikan pekerjaan dengan gaji besar. Namun, kenyataannya mereka justru mengalami perlakuan tidak manusiawi setelah tiba di negara tujuan. Sebagian pekerja bahkan kehilangan dokumen penting dan kesulitan mendapatkan perlindungan hukum.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah memperkuat pengawasan sekaligus edukasi kepada masyarakat. Pemkot Tangerang juga mengajak warga memanfaatkan layanan informasi ketenagakerjaan yang tersedia di Disnaker Kota Tangerang.
Layanan itu dapat membantu calon pekerja migran memperoleh informasi valid mengenai lowongan kerja luar negeri dan perusahaan penyalur resmi yang telah memiliki izin pemerintah.
Selain mencegah praktik penyaluran ilegal, langkah ini diharapkan mampu menciptakan pekerja migran yang lebih siap, kompeten, dan terlindungi secara hukum. Pemerintah menilai pekerja migran memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional sehingga perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas utama.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Tangerang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilih jalur kerja resmi demi keselamatan, keamanan, dan masa depan yang lebih terjamin.***