Peringatan Harkitnas 2026 di Kota Tangerang menjadi momentum evaluasi kinerja ASN. Sekda Herman Suwarman menyoroti pelayanan publik, disiplin pegawai, hingga serapan anggaran yang baru mencapai 25,9 persen.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sebagai momentum penting untuk mengevaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN). Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan realisasi anggaran daerah yang dinilai masih belum optimal.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat memimpin apel pagi pegawai di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 18 Mei 2026.
Dalam amanatnya, Herman menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan. Menurutnya, nilai kebangkitan harus diwujudkan melalui etos kerja ASN yang profesional, disiplin, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“ASN harus mampu menjadi motor penggerak pelayanan publik yang cepat, adaptif, dan inovatif. Semangat kebangkitan nasional harus tercermin dalam cara kita bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Herman.
Ia menilai tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mampu menghadirkan pelayanan yang efektif serta berdampak langsung bagi masyarakat Kota Tangerang.
Sorotan tajam juga diarahkan pada realisasi serapan anggaran Pemerintah Kota Tangerang hingga pertengahan Mei 2026. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam apel tersebut, serapan anggaran baru mencapai 25,9 persen. Angka itu masih berada di bawah target triwulan yang ditetapkan sebesar 29,5 persen.