Waspada Modus Kerja Bodong, Pemkot Tangerang Gencar Lindungi Calon Pekerja Migran dari Penyalur Ilegal

Kilas Banten
20 Mei 2026 14:30
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus bergerak melindungi masyarakat dari maraknya praktik penyaluran tenaga kerja ilegal yang kerap menjerat calon pekerja migran. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Pemkot Tangerang menggelar sosialisasi jalur kerja luar negeri resmi, aman, dan terpercaya bagi warga yang ingin bekerja di luar negeri.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Disnaker Kota Tangerang dan diikuti puluhan calon pekerja migran dari berbagai wilayah. Sosialisasi ini menjadi langkah preventif pemerintah untuk menekan kasus penipuan berkedok penyaluran kerja dengan iming-iming gaji tinggi.

 

Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menegaskan pemerintah daerah serius meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur kerja luar negeri yang legal dan sesuai aturan.

 

Baca Juga  UMKM Kota Tangerang Bersiap Tembus Ritel Nasional, Pemkot Gaspol Latih Branding hingga Kemasan Produk

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme penempatan pekerja migran secara resmi. Kondisi tersebut membuat calon pekerja mudah menjadi korban praktik perekrutan ilegal.

 

“Kami kembali menggelar sosialisasi ini untuk memastikan calon pekerja migran asal Kota Tangerang mendapatkan informasi jalur penyaluran kerja luar negeri yang resmi, aman, dan terpercaya,” ujar Ujang, Rabu, 20 Mei 2026.

 

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan pendapatan besar jika proses keberangkatannya tidak jelas. Sebab, jalur ilegal berisiko menimbulkan berbagai persoalan serius bagi pekerja migran.

 

“Calon pekerja migran harus memahami legalitas perusahaan penyalur. Jangan sampai tergoda iming-iming gaji besar tetapi berangkat lewat jalur ilegal yang justru membahayakan,” katanya.