Rencana pembangunan Flyover Sudirman di Kota Tangerang disambut antusias warga. Proyek strategis ini diyakini mampu mengurai kemacetan kronis di kawasan Tanah Tinggi dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Ketika pintu perlintasan ditutup untuk perjalanan kereta, arus lalu lintas langsung tersendat. Dampaknya, kepadatan kendaraan meluas hingga ke sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga memengaruhi distribusi barang dan akses transportasi menuju Bandara Soekarno-Hatta serta wilayah Jabodetabek lainnya.
Pemerintah Kota Tangerang bersama Kementerian PU menilai pembangunan flyover menjadi solusi paling efektif untuk mengatasi persoalan tersebut. Selain mempercepat mobilitas kendaraan, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menghilangkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Pemerintah menargetkan pembangunan Flyover Sudirman dapat mulai direalisasikan pada awal 2027 setelah seluruh tahapan perencanaan dan dokumen teknis selesai disusun.
Jika proyek ini berjalan sesuai target, Flyover Sudirman diprediksi akan menjadi infrastruktur strategis baru yang mampu mengubah wajah transportasi Kota Tangerang menjadi lebih modern, aman, dan efisien.***