Karangan bunga terkait Munas IKA UIN SMH Banten terpasang di area rektorat dan memicu polemik di lingkungan kampus.“Kami mencermati adanya dugaan keterlibatan oknum di internal kampus yang ikut memfasilitasi konsolidasi hingga pemasangan karangan bunga sebagai bentuk tekanan terhadap kebijakan rektor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Riqbal menegaskan bahwa keberadaan Ikatan Alumni seharusnya menjadi mitra strategis kampus. Alumni, kata dia, semestinya membantu menjaga kondusivitas dan mendukung kemajuan lembaga pendidikan, bukan justru memicu konflik berkepanjangan.
Menurutnya, seluruh pihak perlu menghormati keputusan yang telah ditetapkan melalui mekanisme resmi kampus. Ia berharap polemik terkait Munas IKA UIN SMH Banten tidak semakin memperkeruh suasana akademik.
“IKA dibentuk untuk membantu dan memperkuat lembaga. Semua pihak seharusnya menghormati kebijakan yang sudah diputuskan rektor demi menjaga kondusivitas kampus,” tutupnya.***