Kunjungan Perdana Pj Ketum KH Zulfa Musthofa Tegaskan Soliditas PWNU Usai Pleno PBNU

Kilas Banten
11 Des 2025 16:45
3 menit membaca

Ia mengakui PBNU telah memberikan dukungan awal bagi pembangunan tersebut meski bersifat terbatas. Karena itu, ia mengajak warga NU, terutama mereka yang memiliki ikatan dengan Banten namun berdomisili di daerah lain, untuk ikut memperkuat pembangunan lembaga pendidikan dan pelayanan umat. Ia berharap Banten ke depan tidak hanya memiliki kampus NU, tetapi juga rumah sakit dan pusat layanan masyarakat lainnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH Hafis Gunawan, menegaskan bahwa PWNU Banten tetap bersikap netral namun patuh terhadap keputusan pleno Rais Syuriah PBNU pada 9 Desember 2025. Pleno itu menetapkan KH Zulfa sebagai Pj Ketua Umum PBNU dan menjadi pijakan sikap seluruh struktur NU di Banten.

“Sikap kita netral. Tapi ketika Rais Syuriah memutuskan dalam pleno pada 9 Desember bahwa KH Zulfa Musthofa ditetapkan sebagai Pj Ketum PBNU, maka kami dari Banten sam’an wa ta’atan. Kami mengikuti keputusan itu,” ujarnya.

Baca Juga  Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Ia memastikan delapan PCNU di Banten sudah menyatakan sikap serupa. KH Hafis menilai kesatuan sikap itu tidak dipengaruhi kepentingan politik, melainkan muncul dari keyakinan akan kapasitas, integritas, dan kealiman KH Zulfa yang telah lama dihormati di kalangan NU.

Terkait isu pleno terpisah yang digelar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, KH Hafis memilih tidak terlibat dalam polemik tersebut. Ia menyatakan PWNU Banten hanya berpegang pada keputusan pleno Rais Syuriah PBNU yang ia anggap resmi dan sah karena dihadiri jajaran Mustasyar dan Syuriah PBNU. “Kami tidak ikut campur. Kami mengikuti keputusan tanggal 9. Itu resmi,” tegasnya.