Pemkot Tangerang Lewat Pelatihan Gratis, Pengangguran Disulap Jadi Barber Profesional

Kilas Banten
21 Mei 2026 11:00
3 menit membaca

 

Metode pelatihan dibuat praktis agar peserta lebih cepat memahami teknik barber. Selain menerima materi teori, peserta juga langsung mempraktikkan keterampilan mencukur menggunakan model yang mereka bawa sendiri maupun yang disediakan panitia.

 

Acep menjelaskan, antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan program tersebut. Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan dengan penuh keseriusan sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan.

 

“Antusias para peserta juga sangat luar biasa, ada sekitar 50 orang peserta, mereka semuanya bahkan mendatangkan model cukur rambutnya sendiri. Ada yang temannya atau pihak panitia juga menyediakan. Hal ini menjadi bukti keseriusan dari para peserta pelatihan ini,” katanya.

Baca Juga  Turun Langsung ke Permukiman, Wali Kota Sachrudin Gaspol Jaga Lingkungan Lewat CFD dan Armada Sampah Baru

 

Menurut Acep, pelatihan keterampilan seperti ini merupakan langkah strategis untuk membantu masyarakat keluar dari pengangguran. Pemerintah ingin masyarakat memiliki kemampuan kerja yang dapat langsung dimanfaatkan untuk mencari penghasilan.

 

Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga berharap peserta mampu membuka usaha mandiri setelah mengikuti pelatihan. Dengan modal keterampilan barber, masyarakat dinilai bisa membangun usaha kecil di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari perubahan pola bantuan sosial. Pemerintah daerah kini mulai fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan produktif yang berdampak jangka panjang.

 

Salah seorang peserta pelatihan, Dodi, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut. Warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang itu mengatakan dirinya sebelumnya tidak memiliki kemampuan mencukur rambut sama sekali.