Benyamin Bunyikan Alarm Ekonomi Tangsel, Kadin Ditantang Cetak UMKM Naik Kelas dan Banjir Investasi

Kilas Banten
21 Mei 2026 09:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membunyikan peringatan terkait perlambatan ekonomi daerah. Di tengah dominasi investasi swasta yang mencapai lebih dari 80 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang Selatan, Benyamin meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel mengambil peran lebih agresif dalam menggerakkan dunia usaha dan memperkuat sektor UMKM.

 

Pernyataan itu disampaikan Benyamin saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Kadin Kota Tangerang Selatan masa bakti 2025–2030 di Serpong Utara.

 

Menurut Benyamin, posisi Kadin sangat strategis karena menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Karena itu, organisasi tersebut diminta tidak hanya fokus pada bisnis skala besar, tetapi juga ikut membangun sektor ekonomi baru yang berpotensi menjadi penopang pertumbuhan Tangsel ke depan.

 

Baca Juga  Apakah Yayasan Dapat Membuat UMKM Sebagai Suatu Unit Usahanya? Jelaskan dengan Lengkap

“Melihat laju ekonomi Kota Tangsel yang didominasi oleh investasi sektor swasta, maka KADIN harus banyak merambah kegiatan-kegiatan swasta,” ujar Benyamin, Kamis, 21 Mei 2026.

 

Ia menjelaskan, selama ini pertumbuhan ekonomi Tangsel memang banyak ditopang aktivitas sektor swasta. Kondisi itu membuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

 

Di sisi lain, Benyamin mengungkapkan sejumlah indikator pembangunan Tangsel masih menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangsel disebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten. Selain itu, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran di wilayah tersebut juga relatif rendah dibanding daerah lain.