Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta Kadin Tangsel menjadi motor penggerak investasi dan UMKM di tengah perlambatan ekonomi. Sektor ekonomi kreatif, kuliner, hingga hortikultura disiapkan sebagai sumber pertumbuhan baru.
Tak hanya itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita masyarakat Tangsel terus mengalami peningkatan setiap tahun. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah dalam menarik investasi baru dan memperkuat daya saing ekonomi.
Meski demikian, Benyamin mengakui laju pertumbuhan ekonomi Tangsel mulai melambat dalam setahun terakhir. Situasi itu dinilai menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan dunia usaha agar segera menyusun strategi baru yang lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi.
Ia menilai pola pembangunan ekonomi tidak bisa terus bergantung pada sektor lama. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha perlu mulai mengembangkan sektor ekonomi baru yang lebih berkelanjutan dan mampu membuka lapangan kerja lebih luas.
Benyamin menyebut sektor ekonomi kreatif, wisata belanja, kuliner, hingga hortikultura memiliki peluang besar menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Tangsel. Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki potensi pasar yang kuat karena didukung posisi strategis Tangsel sebagai kota jasa dan perdagangan.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga media dinilai harus bergerak bersama menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.
“Pembangunan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Perlu sinergi bersama dunia usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Benyamin juga memberi perhatian khusus terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia meminta Kadin Tangsel aktif membantu pelaku UMKM, mulai dari legalisasi usaha, pembinaan bisnis, hingga perluasan akses pasar dan permodalan.