Situ Bulakan Disulap Jadi Benteng Raksasa Anti Banjir, Andra Soni dan Sachrudin Turun Tangan Keruk Sedimentasi

Kilas Banten
21 Mei 2026 15:30
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang mulai bergerak cepat menangani persoalan banjir yang selama ini menjadi ancaman di kawasan Periuk dan sekitarnya. Salah satu langkah besar yang kini dikebut ialah normalisasi dan penurapan Situ Bulakan untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

 

Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangerang Sachrudin turun langsung memantau proses pengerjaan normalisasi Situ Bulakan. Keduanya memastikan pengerukan sedimentasi berjalan sesuai target agar fungsi situ sebagai penampung air kembali optimal.

 

Andra Soni mengatakan sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun membuat daya tampung Situ Bulakan terus berkurang. Akibatnya, air lebih mudah meluap ke permukiman warga saat hujan deras mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya.

 

Baca Juga  Tangsel Tancap Gas Kejar Nol Emisi, Pedoman Bangunan Hemat Energi Resmi Diluncurkan

“Hari ini kita memantau proses pengangkatan sedimentasi atau normalisasi Situ Bulakan. Saat ini daya tampungnya kurang lebih sekitar 350 ribu meter kubik dan melalui normalisasi ini diharapkan kapasitasnya meningkat hingga 600 ribu meter kubik sehingga mampu mengurangi beban air yang masuk ke lingkungan permukiman,” ujar Andra Soni, Kamis, 21 Mei 2026.

 

Peningkatan kapasitas hampir dua kali lipat tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan potensi banjir di Kecamatan Periuk. Selama ini Situ Bulakan menjadi salah satu titik penting penampungan air di wilayah tersebut.

 

Pemprov Banten menilai normalisasi Situ Bulakan tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena itu, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan melalui normalisasi Sungai Cirarab yang menjadi jalur utama aliran air di kawasan Tangerang Raya.