Panasnya Konflik PBNU, IKA PMII Turun Gunung Dorong Muktamar Bersama demi Selamatkan Persatuan NU

Kilas Banten
13 Des 2025 14:17
4 menit membaca

“IKA PMII mendorong Muktamar Bersama sebagai solusi konstitusional yang mampu meredam ketegangan dan menyatukan kembali seluruh elemen NU,” ujar Fathan.

Ia menjelaskan, Muktamar Bersama akan membuka ruang yang setara bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan dan mencari titik temu. Dengan mekanisme yang sah, terbuka, dan transparan, keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat diterima oleh seluruh kubu serta memperoleh legitimasi dari warga NU.

Fathan menekankan bahwa NU bukan milik segelintir kelompok. NU adalah milik warga Nahdliyin dan umat Islam Indonesia. Oleh karena itu, setiap dinamika internal harus diarahkan untuk memperkuat organisasi, bukan mempertajam perpecahan.

“NU ini milik rakyat, milik warga NU. Bukan milik kelompok tertentu. IKA PMII merasa terpanggil untuk menjadi jembatan rekonsiliasi. Muktamar adalah forum tertinggi dan solusi paling efektif untuk menyelesaikan persoalan ini secara bermartabat,” katanya.

PB IKA PMII, lanjut Fathan, siap berperan aktif dalam proses menuju Muktamar Bersama. Kontribusi itu mencakup pendampingan, fasilitasi dialog antar pihak yang berselisih, hingga dukungan teknis agar pelaksanaan muktamar berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

Ia juga menyoroti kekuatan jaringan alumni PMII yang tersebar di berbagai sektor strategis. Alumni PMII hadir di pemerintahan, lembaga legislatif, organisasi kemasyarakatan, pesantren, kampus, hingga dunia usaha. Jaringan ini dinilai sebagai modal sosial yang besar untuk membuka ruang komunikasi yang sehat.

Baca Juga  Raker 2026 Dikawal BPK RI, UIN SMH Banten Perkuat Tata Kelola dan Keuangan Kampus