UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi melantik 37 PNS baru. Rektor Prof Muhammad Ishom menargetkan peningkatan jurnal internasional Scopus dan lahirnya guru besar muda usia 40 tahun demi memperkuat daya saing kampus.KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai bergerak cepat memperkuat kualitas akademik dan pelayanan publik. Sebanyak 37 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Aula Serbaguna kampus, Kamis, 21 Mei 2026.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni administratif. Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Muhammad Ishom, langsung memberikan target besar kepada aparatur baru. Ia meminta para dosen muda meningkatkan produktivitas jurnal internasional hingga menembus indeks Scopus dan melahirkan guru besar di usia muda.
Penyerahan SK dilakukan secara hybrid dan terhubung langsung dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Prosesi pengangkatan PNS berlangsung serentak secara nasional dan dipimpin Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar.
Sebanyak 37 ASN yang menerima SK terdiri atas 12 pejabat fungsional dan 25 dosen. Mereka sebelumnya berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Dalam arahannya secara virtual, Menteri Agama menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan dedikasi bagi seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, aparatur negara harus mampu menjaga etika sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kalau ingin berhasil karirnya, lakukanlah apa yang saya istilahkan dengan ISTIQAMAH,” ujar Nasaruddin Umar, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan pengangkatan ASN secara nasional menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi tantangan era digital dan transformasi pelayanan publik yang semakin dinamis.